SELAMAT DATANG DI

PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR

UNIVERSITAS BENGKULU

SEJARAH


Program Pascasarjana (S-2) Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas memiliki kedudukan yang sangat penting dalam memepersiapkan tenaga pengajar yang mampu mengatasi berbagai permasalahan pendidikan terutama pendidikan dasar. Bidang ilmu pendidikan dasar merupakan bidang ilmu yang dibutuhkan dan dinamis dengan mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi. Bidang ilmu Pendidikan Dasar mendasari segala aspek Ilmu Pengetahuan yang membekali pelajar dalam setiap jenjang pendidikannya.

Program Studi ini memfasilitasi tenaga pendidik di bidang pendidikan dasar dalam beberapa keunggulan, yaitu:

  1. Menjadikan tenaga pendidik yang professional dengan kuantitas dan kualitas yang terbaik,
  2. Menghasilkan lulusan magister pendidikan dasar yang inovatif, professional, dan berkelas dunia tahun 2025,
  3. Membentuk tenaga pendidik yang mampu bersaing bidang Pendidikan Dasar Lokal, Regional, Nasional, dan Internasional.

 

Pada bulan Juli 2014, ketua senat akademik FKIP Universitas Bengkulu memberikan rekomendasi dengan surat No. 299/UN30.7/EP/2014 sebagai usulan penyelenggaraan Program Studi Magister Pendidikan Dasar. Pada bulan Maret 2015 pihak Universitas Bengkulu bersedia meneruskan usulan penyelenggaraan Program Studi Magister Pendidikan Dasar kepada Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan surat No. 2160/UN30/PP/2015. Selanjutnya beberapa dosen menyusun proposal izin penyelenggaraan Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bengkulu, di antaranya Prof. Dr. Endang Widi Winarni, M.Pd., Drs. Agus Susanta, M.Ed, Ph.D., Drs. Irwan Koto, M.A, Ph.D., Dr.Daimun, M.Pd., Dr. Puspa Juwita, M.Pd., Dr. Osa Juarsa, M.Pd.

Tanggal 18 Februari 2016 terbitlah surat No. 403/A4/HK/2016 perihal Salinan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 73/KPT/I/2016 tanggal 3 Februari 2016 tentang Pembukaan Program Pascasarjana (S-2) Program Studi Magister Pendidikan Dasar FKIP Universitas Bengkulu.